KANDANGAN, BanuaNews.com – Kondisi debit air di kawasan Pegunungan Meratus, khususnya di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dilaporkan mengalami kenaikan pada Minggu (17/5/2026).
Kenaikan debit air tersebut terjadi setelah wilayah pegunungan diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Informasi mengenai kondisi tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Ika Aguspianor.
Keterangan itu juga diperoleh melalui video narasumber yang beredar di grup WhatsApp HSS sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat terkait perkembangan situasi di lapangan.
Ika Aguspianor menjelaskan, peningkatan debit air terpantau di sejumlah aliran sungai yang berhulu dari kawasan Pegunungan Meratus di wilayah Loksado.
Meski terjadi kenaikan, hingga saat ini kondisi masih dalam tahap pemantauan oleh tim terkait.
Menurutnya, pemantauan dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan dampak yang membahayakan bagi masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai maupun kawasan rawan bencana.
Selain melakukan pemantauan, BPBD HSS juga berkoordinasi dengan aparat kecamatan, desa, serta relawan kebencanaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun tanah longsor akibat tingginya curah hujan di wilayah pegunungan.
“Kami terus memantau perkembangan debit air di kawasan Loksado dan sekitarnya.
Masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama apabila hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama,” ujar Ika Aguspianor dalam keterangannya.
BPBD HSS mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana, seperti air sungai meluap, retakan tanah, maupun longsoran kecil, agar langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (Azifa)







